Dialog Budaya bersama Menteri Kebudayaan Republik Indonesia diselenggarakan sebagai forum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam pelestarian dan pengembangan warisan budaya Sulawesi Tengah. Kegiatan ini menghadirkan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia sebagai narasumber utama, didampingi oleh unsur pemerintah daerah, tokoh adat, budayawan, akademisi, pelaku seni, serta perwakilan komunitas budaya.
Dialog ini bertujuan untuk menyosialisasikan arah dan kebijakan nasional di bidang kebudayaan, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan warisan budaya daerah. Dalam forum ini dibahas berbagai isu penting, antara lain upaya pelestarian cagar budaya, perlindungan tradisi dan kearifan lokal, penguatan peran masyarakat adat, serta integrasi kebudayaan dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Menteri Kebudayaan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Sulawesi Tengah yang memiliki kekayaan tradisi, bahasa, adat istiadat, dan peninggalan sejarah yang bernilai tinggi. Selain itu, disampaikan pula perlunya pendataan, dokumentasi, dan digitalisasi warisan budaya sebagai langkah adaptif menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi.
Melalui dialog interaktif, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Hasil dialog ini diharapkan menjadi bahan perumusan kebijakan yang lebih responsif dan kontekstual, sekaligus memperkuat peran budaya sebagai identitas, perekat sosial, dan sumber kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.





