Pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kabupaten Sigi berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme sebagai bentuk komitmen bersama dalam melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda. Kegiatan ini diikuti oleh para peserta didik, guru, serta perwakilan sekolah yang turut berpartisipasi dalam upaya memperkuat kecintaan terhadap bahasa ibu.
Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sigi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan pentingnya pelestarian bahasa ibu melalui dunia pendidikan, khususnya dengan menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah sejak dini. Festival ini menjadi wadah bagi para peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kemampuan berbahasa daerah melalui berbagai cabang perlombaan.
Melalui pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Sigi, diharapkan bahasa daerah tetap hidup, berkembang, dan menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan peran sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan bahasa ibu agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Dengan dibukanya festival ini, diharapkan lahir generasi muda yang bangga menggunakan bahasa daerah, mencintai budaya lokal, serta memiliki kesadaran untuk terus melestarikan kekayaan bahasa dan budaya Kabupaten Sigi bagi generasi yang akan datang.





